Rabu, 29 April 2009

About My Self

Hari dari hari menjadi serba serbi, seperti waktu mengendarai motor lewat jalan berlubang dengan kecepatan tinggi. Kagak bisa ngelak bisa celaka, coba ngelak bisa nyerempet atau coba ngerem bisa ketabrak. Atow mendingan kayak orang yang main savety, udah dia kagak perlu mencoba yang lebih besar tapi malah membuat hari-harinya semakin tidak karuan. Hidup ini semakin hari jadi sebuah bom waktu yang pada waktunya Meledak!

Gw dan liat orang yang sukses yang hari-harinya dilalui dengan bekerja keras dan pantang menyerah. Gw juga udah liat orang yang malas tetapi tetap aja mengimpikan yang hebat dan gw juga udah liat orang yang sukses, sombong, egosentris dan yang paling hebat tamak. Lucunya gw selalu ketawa ngeliat tipe orang kayak diatas, kecuali orang yang sukses dan pantang menyerah, karena dalam hidupnya hanya mereka ini hanya ada satu pemikiran, apa yang terbaik untuk saya ya lakukan, karena saya yang paling hebat dari orang lain.

Pemikiran yang baik tapi untuk jangka waktu yang singkat. Karena, ketika mereka dihadapkan dengan kenyataan bahwa "melihat itu kedepan sedang punggung menghadap kebelakang" mereka terkejut, kerena di depan mereka terdapat tiang tiang tinggi yang lebih menjulang dari pada tiang yang mereka pijak. Dimana air pasang akan menhanyutkan mereka secara perlahan.

Untuk itu gw mau sharing sama semua orang. Berjalanlah ke depan jangan ke belakang karena bila kejayaan berhenti, hancurlah ke egoan kita di telan cahaya kegelapan dikala orang tidak menghargai orang lain yang untuk hidupnya mengorbankan cita-citanya demi penghidupan di masa depan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.